BELANJA ONLINE DISINI ... SUPER KOMPLIT
































Senin, 13 Juli 2009

Migren Berhubungan Dengan Serangan Jantung Pada Pria

. Senin, 13 Juli 2009


Washington (ANTARA News) - Pria yang menderita sakit kepala sebelah (migren) memiliki risiko lebih besar untuk mengalami serangan jantung, demikian suatu studi yang disiarkan Senin.

Para peneliti mendapati 24 persen peningkatan risiko bagi seluruh penyakit jantung pada pria yang mengalami migren dibandingkan dengan mereka yang tidak, termasuk 42 persen peningkatan risiko serangan jantung.

Studi itu, yang disiarkan dalam Archives of Internal Medicine, disiarkan menyusul temuan serupa di kalangan perempuan.

Dr. Tobias Kurth dari Harvard Medical School dan Brigham and Women`s Hospital di Boston dan rekan-rekannya meneliti 20.084 pria yang berusia 40 sampai 84 tahun yang tak memiliki sejarah sakit jantung dari awal 1980-an sampai 2005.

Sebanyak 7 persen pria itu melaporkan menderita migren.

Kurth mengatakan tidakjelas apakah migren yang meningkatkan risiko tersebut.

"Jawaban yang jujur ialah: itu tidak diketahui," kata Kurth, seperti dikutip Reuters. Tetapi ia menyatakan orang yang menderita sakit kepala sebelah cenderung memiliki lebih banyak faktor risiko sakit jantung seperti tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi.

"Pada tahap ini, terlalu dini untuk benar-benar mengatakan bahwa migren secara langsung mengakibatkan penyakit jantung dan saluran darah," kata Kurth dalam suatu wawancara telpon.

Migren, jenis sakit kepala khusus yang berulangkali terjadi, seringkali ditandai dengan pusing, mual, muntah atau kondisi sangat peka terhadap cahaya dan suara.

Perempuan tiga kali lebih mungkin untuk terserang migren dibandingkan dengan laki-laki.


Studi itu dipusatkan pada pria yang menderita sakit kepala sebelah. Para peneliti yang sama tahun lalu menyiarkan studi yang melacak hampir 28.000 perempuan yang memperlihatkan mereka yang menderita migren juga lebih mungkin untuk terserang penyakit jantung.

Kurth mengatakan bahwa, berbicara secara relatif, migren berhubungan dengan barangkali peningkatan dalam risiko penyakit jantung, terutama dibandingkan dengan faktor tradisional, seperti tekanan darah tinggi, merokok, kegemukan dan kolesterol tinggi.

Orang yang menderita migren mesti selalu ingat mengenai faktor risiko ini, katanya.

"Jadi, jika anda masih merokok, berhentilah. Rawat tekanan darah tinggi, jika anda memiliki tekanan darah tinggi. Turunkan tingkat kolesterol anda. Evaluasi makanan anda. Pertahankan ukuran tubuh yang ramping. Itu lah upaya yang dapat dilakukan seseorang secara efektif," kata Kurth.

Para peneliti mengatakan orang yang kelebihan berat badan cenderung lebih sering terserang migren serta risiko lebih tinggi untuk menderita sakit jantung. Mereka juga mengatakan mungkin saja sakit kepala sebelah adalah salah satu faktor penumbunan gangguan di pembuluh darah.

Tetapi mereka menyatakan peningkatan risiko penyakit jantung yang mereka amati tetap sama setelah mereka memasukkan faktor risiko yang diketahui pada pria yang terlibat dalam studi itu.

Di Amerika Serikat saja, tulis para peneliti itu, lebih dari 28 juta orang terserang migren, termasuk sebanyak 18 persen perempuan dan 6 persen laki-laki






0 komentar:

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Posting Komentar

 

Daftar Blog Saya

Untuk Meningkatkan Trafik Web Anda

BANNER WEBSITE PTC

Join Vinefire!
Nama_Blog_Anda is proudly powered by Blogger.com | @CopyRight 2008