SEBUAH KISAH IRONIS DI IRLANDIA UTARA YANG TELAH DITERJEMAHKAN
KEDALAM BAHASA INDONESIA
Oh, Tuhan, ijinkan aku menceritakan hal ini..., sebelum ajal menjemputku. ..
20 tahun yang lalu saya melahirkan seorang anak laki-laki,
wajahnya lumayan tampan namun terlihat agak bodoh...
Sam, suamiku, memberinya nama Eric.
Semakin lama semakin nampak jelas bahwa anak ini memang agak terbelakang.
Saya berniat memberikannya kepada orang lain saja, untuk dijadikan budak atau pelayan.
Namun Sam mencegah niat buruk itu. Akhirnya terpaksa saya juga merawatnya.
Ditahun kedua setelah Eric dilahirkan sayapun melahirkan kembali,
Seorang anak perempuan yang cantik mungil. Saya menamainya Angelica.
Saya sangat menyayangi Angelica, demikian juga Sam.
Seringkali kami mengajaknya pergi ke taman hiburan dan pakaian anak-anak yang indah-indah. ..
namun tidak demikian halnya dengan Eric. Ia hanya memiliki beberapa stel pakaian butut.
Sam berniat membelikannya, namun saya selalu melarangnya dengan dalih penghematan uang keluarga.
Sam selalu menuruti perkataan saya.
Saat usia Angelica 2 tahun Sam meninggal dunia. Eric sudah berumur 4 tahun kala itu.
Keluarga kami menjadi semakin miskin dengan hutang yang semakin menumpuk.
Akhirnya saya mengambil tindakan yang akan membuat saya menyesal seumur hidup.
Saya pergi meninggalkan kampung kelahiran saya dengan beserta Eric yang
sedang tertidur lelap. Kemudian saya tinggal di sebuah gubuk, setelah rumah
kami laku terjual untuk membayar hutang.
Setahun..., 2 tahun..., 5 tahun..., 10 tahun... telah berlalu sejak kejadian itu.
Saya telah menikah kembali dengan Brad, seorang pria dewasa.
Ia adalah seorang pendeta. Usia pernikahan kami telah menginjak tahun kelima.
Berkat Brad, sifat-sifat buruk saya yang semula pemarah, egois, dan tinggi hati, berubah
sedikit demi sedikit menjadi lebih sabar dan penyayang.
Angelica telah berumur 12 tahun dan kami menyekolahkan dia di asrama putri sekolah perawatan.
Tidak ada lagi yang ingat tentang Eric dan tidak ada lagi yang mengingatnya.
Sampai suatu malam... Malam dimana saya bermimpi tentang seorang anak...
Wajahnya agak tampan namun tampak pucat sekali...
Ia melihat ke arah saya.
Sambil tersenyum ia berkata, "Tante, Tante kenal mama saya? Saya lindu cekali pada mommy!"
Setelah berkata demikian ia mulai beranjak pergi, namun saya menahannya,
"Tunggu..., sepertinya saya mengenalmu. Siapa namamu anak manis?"
"Nama saya Elic, Tante.". "Eric...? Eric... Ya Tuhan! Kau benar-benar Eric???" Saya langsung tersentak dan bangun.
Rasa bersalah, sesal dan berbagai perasaan aneh lainnya menerpa diri saya saat itu juga.
Tiba-tiba terlintas kembali kisah ironis yang terjadi dulu seperti sebuah film yang diputar di kepala saya.
Baru sekarang saya menyadari betapa jahatnya perbuatan saya dulu.
Rasanya seperti mau mati saja saat itu. Ya, saya harus mati..., mati..., mati...
Ketika tinggal seinchi jarak pisau yang akan saya goreskan ke pergelangan tangan,
tiba-tiba bayangan Eric melintas kembali di pikiran saya.
Ya Eric, mommy akan menjemputmu Eric...
Sore itu saya memarkir mobil Civic biru saya disamping sebuah gubuk,
dan Brad dengan pandangan heran menatap saya dari samping.
"Mary, apa yang sebenarnya terjadi?"
"Oh, Brad, kau pasti akan membenciku setelah saya menceritakan hal yang telah saya lakukan dulu,"
tapi aku menceritakannya juga dengan terisak-isak. ..
Ternyata Tuhan sungguh baik kepada saya. Ia telah memberikan suami yang begitu baik dan penuh pengertian.
Setelah tangis saya reda, saya keluar dari mobil diikuti oleh Brad dari belakang.
Mata saya menatap lekat pada gubuk yang terbentang dua meter dari hadapan saya.
Saya mulai teringat betapa gubuk itu pernah saya tinggali beberapa bulan lamanya dan Eric... Eric...
Saya meninggalkan Eric di sana 10 tahun yang lalu.
Dengan perasaan sedih saya berlari menghampiri gubuk tersebut dan membuka pintu yang terbuat dari bamboo itu...
Gelap sekali... Tidak terlihat sesuatu apapun juga!
Perlahan mata saya mulai terbiasa dengan kegelapan dalam ruangan kecil itu.
Namun saya tidak menemukan siapapun juga didalamnya. Hanya ada sepotong kain butut tergeletak di lantai tanah.
Saya mengambil seraya mengamatinya dengan seksama...
Mata mulai berkaca-kaca, saya mengenali potongan kain tersebut sebagai bekas baju butut yang dulu
dikenakan Eric sehari-harinya. ..
Beberapa saat kemudian, dengan perasaan yang sulit dilukiskan, sayapun keluar dari ruangan itu...
Air mata saya mengalir dengan deras. Saat itu saya hanya diam saja.
Sesaat kemudian saya dan Brad mulai menaiki mobil untuk meninggalkan
tempat tersebut. Namun, saya melihat seseorang di belakang mobil kami.
Saya sempat kaget sebab suasana saat itu gelap sekali. Kemudian
terlihatlah wajah orang itu yang demikian kotor.
Ternyata ia seorang wanita tua.
Kembali saya tersentak kaget manakala ia tiba-tiba menegur saya dengan suaranya yang parau,
"Heii...! Siapa kamu?! Mau apa kau kemari?!" Dengan memberanikan diri, sayapun bertanya,
"Ibu, apa ibu kenal dengan seorang anak bernama Eric yang dulu tinggal di sini?"
Ia menjawab, "Kalau kamu ibunya, kamu sungguh perempuan terkutuk!!
Tahukah kamu, 10 tahun yang lalu sejak kamu meninggalkannya di sini, Eric terus menunggu ibunya dan memanggil, 'Mommy..., mommy!'
Karena tidak tega, saya terkadang memberinya makan dan mengajaknya tinggal bersama saya.
Walaupun saya orang miskin dan hanya bekerja sebagai pemulung sampah, namun saya tidak akan meninggalkan anak saya seperti itu!
Tiga bulan yang lalu Eric meninggalkan secarik kertas ini.
Ia belajar menulis setiap hari selama bertahun-tahun hanya untuk menulis ini untukmu...
"Sayapun membaca tulisan di kertas itu...
"Mommy, mengapa Mommy tidak pernah kembali lagi...? Mommy marah sama Eric, ya?
Mom, biarlah Eric yang pergi saja, tapi Mommy harus berjanji kalau Mommy tidak akan marah lagi sama Eric. Bye, Mom..."
Saya menjerit histeris membaca surat itu. "Bu, tolong katakan...Katakan di mana ia sekarang?
Saya berjanji akan menyayanginya sekarang! Saya tidak akan meninggalkannya lagi, Bu! Tolong katakan...!! !"
Brad memeluk tubuh saya yang bergetar keras.
"Nyonya, semua sudah terlambat (dengan nada lembut).
Sehari sebelum nyonya datang, Eric telah meninggal dunia. Ia meninggal di belakang gubuk ini.
Tubuhnya sangat kurus, ia sangat lemah.
Hanya demi menunggumu ia rela bertahan di belakang gubuk ini tanpa ia berani masuk ke dalamnya.
Ia takut apabila Mommy-nya datang, Mommy-nya akan pergi lagi bila melihatnya ada di dalam sana ...
Ia hanya berharap dapat melihat Mommy-nya dari belakang gubuk ini...
Meskipun hujan deras, dengan kondisinya yang lemah ia terus bersikeras menunggu Nyonya di sana .
Nyonya, dosa anda tidak terampuni!"
Saya kemudian pingsan dan tidak ingat apa-apa lagi.
Itulah cerita saya, saya harap tidak kejadian tersebut tidak terjadi pada siapapun didunia ini.
Kamis, 09 Juli 2009
DON'T HATE ME MOM !
Label: Tips dan Lain-lainSelasa, 07 Juli 2009
Lirik menyesatkan
Label: Lucu uy...Ati2 mengajarkan kepada anak2 kita nanti
Lagu anak-anak yang populer ternyata mengandung banyak kesalahan, mengajarkan kerancuan, dan menurunkan motivasi.
mari kita buktikan :
"Balonku ada 5... rupa-rupa warnanya... merah, kuning, kelabu.. merah muda dan biru... meletus balon hijau, dorrrr!!!"
Perhatikan warna-warna kelima balon tsb, kenapa tiba2 muncul warna hijau ? Jadi jumlah
balon sebenarnya ada 6, bukan 5 !
"Aku seorang kapiten... mempunyai pedang panjang...kalo berjalan prok..prok..prok... aku seorang kapiten!"
Perhatikan di bait pertama dia cerita tentang pedangnya, tapi di bait kedua dia cerita tentang sepatunya (inkonsistensi). Harusnya dia tetap konsisten, misal jika ingin cerita tentang sepatunya seharusnya dia bernyanyi : "mempunyai sepatu baja (bukan pedang panjang)... kalo berjalan prok..prok..prok.." nah, itu baru klop! jika ingin cerita tentang pedangnya, harusnya dia bernyanyi : "mempunyai pedang panjang... kalo berjalan ndul..gondal..gandul.. atau srek.. srek.. srek.." itu baru sesuai dgn kondisi pedang panjangnya!
"Bangun tidur ku terus mandi.. tidak lupa menggosok gigi.. habis mandi ku tolong ibu.. membersihkan tempat tidurku.."
Perhatikan setelah habis mandi langsung membersihkan tempat tidur. Lagu ini membuat
anak-anak tidak bisa terprogram secara baik dalam menyelesaikan tugasnya dan selalu terburu-buru.
Sehabis mandi seharusnya si anak pakai baju dulu dan tidak langsung membersihkan tempat tidur dalam kondisi basah dan telanjang!
"Naik-naik ke puncak gunung.. tinggi.. tinggi sekali..kiri kanan kulihat saja.. banyak pohon cemara..2X"
Lagu ini dapat membuat anak kecil kehilangan konsentrasi, semangat dan motivasi! Pada awal lagu terkesan semangat akan mendaki gunung yang tinggi tetapi kemudian ternyata setelah melihat jalanan yg tajam mendaki lalu jadi bingung dan gak tau mau berbuat apa, bisanya cuma noleh ke kiri ke kanan aja, gak maju2!
Naik kereta api tut..tut..tut.. siapa hendak turut ke Bandung .. Sby.. bolehlah naik dengan naik percuma..ayo kawanku lekas naik.. keretaku tak berhenti lama"
Nah, yg begini ini yg parah! mengajarkan anak-anak kalo sudah dewasa maunya gratis melulu.
Pantesan PJKA rugi terus! terutama jalur Jakarta-Malang dan Jakarta-Surabaya!
"Di pucuk pohon cempaka.. burung kutilang berbunyi.. bersiul2 sepanjang hari dg tak jemu2..mengangguk2 sambil bernyanyi tri li li..li..li..li..li.."
Ini juga menyesatkan dan tidak mengajarkan kepada anak2 akan realita yg sebenarnya.
Burung kutilang itu kalo nyanyi bunyinya cuit..cuit..cuit ! kalo tri li li li li itu bunyi kalo yang nyanyi orang (catatan: acara lagu anak2 dengan presenter agnes monica waktu dia masih kecil adalah Tra la la tri li li!), bukan burung!
"Pok ame ame.. belalang kupu2.. siang makan nasi, kalo malam minum susu.."
Ini jelas lagu dewasa dan tidak konsumsi anak2! karena yg disebutkan di atas itu adalah
kegiatan orang dewasa, bukan anak kecil. Kalo anak kecil, karena belom boleh maem nasi, jadi
gak pagi gak malem ya minum susu!
"Nina bobo nina bobo oh nina bobo... kalau tidak bobo digigit nyamuk" menurut psikolog: jadi sekian tahun anak2 indonesia diajak tidur dgn lagu yg penuh nada mengancam
"Bintang kecil dilangit yg biru..."
(Bintang khan adanya malem,lah kalo malem bukannya langit warnanya hitam ?)
"Ibu kita Kartini...harum namanya"
(Namanya Kartini atau Harum?)
"Pada hari minggu..naik delman istimewa kududuk di muka"
(Nah, gak sopan khan..)
"Cangkul-cangkul,cangkul yang dalam, menanam jagung dikebun kita..."
(kalo mau nanam jagung,ngapain dalam-dalam emang mo bikin sumur?
BERDO'A

Di Karangayu, sebuah desa di Kendal, Jawa Tengah, hiduplah seorang ibu
penjual tempe . Tak ada pekerjaan lain yang dapat dia lalukan sebagai
penyambung hidup. Meski demikian, nyaris tak pernah lahir keluhan dari
bibirnya. Ia jalani hidup dengan riang. "Jika tempe ini yang nanti
mengantarku ke surga, kenapa aku harus menyesalinya. .." demikian dia
selalu memaknai hidupnya.
Suatu pagi, setelah salat subuh, dia pun berkemas. Mengambil keranjang
bambu tempat tempe , dia berjalan ke dapur. Diambilnya tempe-tempe yang
dia letakkan di atas meja panjang. Tapi, deg! dadanya gemuruh. Tempe
yang akan dia jual, ternyata belum jadi. Masih berupa kacang, sebagian
berderai, belum disatukan ikatan-ikatan putih kapas dari peragian. Tempe
itu masih harus menunggu satu hari lagi untuk jadi. Tubuhnya lemas. Dia
bayangkan, hari ini pasti dia tidak akan mendapatkan uang, untuk makan,
dan modal membeli kacang, yang akan dia olah kembali menjadi tempe .
Di tengah putus asa, terbersit harapan di dadanya. Dia tahu, jika
meminta kepada Allah, pasti tak akan ada yang mustahil. Maka, di
tengadahkan kepala, dia angkat tangan, dia baca doa. "Ya Allah, Engkau
tahu kesulitanku. Aku tahu Engkau pasti menyayangi hamba-Mu yang hina
ini. Bantulah aku ya Allah, jadikanlah kedelai ini menjadi tempe . Hanya
kepada-Mu kuserahkan nasibku..." Dalam hati, dia yakin, Allah akan
mengabulkan doanya.
Dengan tenang, dia tekan dan mampatkan daun pembungkus tempe . Dia
rasakan hangat yang menjalari daun itu. Proses peragian memang masih
berlangsung. Dadanya gemuruh. Dan pelan, dia buka daun pembungkus tempe
. Dan... dia kecewa. Tempe itu masih belum juga berubah. Kacangnya belum
semua menyatu oleh kapas-kapas ragi putih. Tapi, dengan memaksa senyum,
dia berdiri. Dia yakin, Allah pasti sedang "memproses" doanya. Dan tempe
itu pasti akan jadi. Dia yakin, Allah tidak akan menyengsarakan hambanya
yang setia beribadah seperti dia. Sambil meletakkan semua tempe setengah
jadi itu ke dalam keranjang, dia berdoa lagi. "Ya Allah, aku tahu tak
pernah ada yang mustahil bagi-Mu. Engkau maha tahu, bahwa tak ada yang
bisa aku lakukan selain berjualan tempe . Karena itu ya Allah,
jadikanlah. Bantulah aku, kabulkan doaku..."
Sebelum mengunci pintu dan berjalan menuju pasar, dia buka lagi daun
pembungkus tempe . Pasti telah jadi sekarang, batinnya. Dengan berdebar,
dia intip dari daun itu, dan... belum jadi. Kacang itu belum sepenuhnya
memutih. Tak ada perubahan apa pun atas ragian kacang tersebut.
"Keajaiban Tuhan akan datang... pasti," yakinnya.
Dia pun berjalan ke pasar. Di sepanjang perjalanan itu, dia yakin,
"tangan" Tuhan tengah bekerja untuk mematangkan proses peragian atas
tempe-tempenya. Berkali-kali dia dia memanjatkan doa... berkali-kali dia
yakinkan diri, Allah pasti mengabulkan doanya.
Sampai di pasar, di tempat dia biasa berjualan, dia letakkan
keranjang-keranjang itu. "Pasti sekarang telah jadi tempe !" batinnya.
Dengan berdebar, dia buka daun pembungkus tempe itu, pelan-pelan. Dan...
dia terlonjak. Tempe itu masih tak ada perubahan. Masih sama seperti
ketika pertama kali dia buka di dapur tadi.
Kecewa, aitmata menitiki keriput pipinya. Kenapa doaku tidak dikabulkan?
Kenapa tempe ini tidak jadi? Kenapa Tuhan begitu tidak adil? Apakah Dia
ingin aku menderita? Apa salahku? Demikian batinnya berkecamuk. Dengan
lemas, dia gelar tempe-tempe setengah jadi itu di atas plastik yang
telah dia sediakan. Tangannya lemas, tak ada keyakinan akan ada yang mau
membeli tempenya itu. Dan dia tiba-tiba merasa lapar... merasa
sendirian. Tuhan telah meninggalkan aku, batinnya. Airmatanya kian
menitik. Terbayang esok dia tak dapat berjualan... esok dia pun tak akan
dapat makan. Dilihatnya kesibukan pasar, orang yang lalu lalang, dan
"teman-temannya" sesama penjual tempe di sisi kanan dagangannya yang
mulai berkemas. Dianggukinya mereka yang pamit, karena tempenya telah
laku. Kesedihannya mulai memuncak. Diingatnya, tak pernah dia mengalami
kejadian ini. Tak pernah tempenya tak jadi. Tangisnya kian keras. Dia
merasa cobaan itu terasa berat...
Di tengah kesedihan itu, sebuah tepukan menyinggahi pundaknya. Dia
memalingkan wajah, seorang perempuan cantik, paro baya, tengah
tersenyum, memandangnya. "Maaf Ibu, apa ibu punya tempe yang setengah
jadi? Capek saya sejak pagi mencari-cari di pasar ini, tak ada yang
menjualnya. Ibu punya??"
Penjual tempe itu bengong. Terkesima. Tiba-tiba wajahnya pucat. Tanpa
menjawab pertanyaan si ibu cantik tadi, dia cepat menadahkan tangan. "Ya
Allah, saat ini aku tidak ingin tempe itu jadi. Jangan engkau kabulkan
doaku yang tadi. Biarkan sajalah tempe itu seperti tadi, jangan jadikan
tempe ..." Lalu segera dia mengambil tempenya. Tapi, setengah ragu, dia
letakkan lagi. "jangan-jangan, sekarang sudah jadi tempe ..."
"Bagaimana Bu? Apa ibu menjual tempe setengah jadi?" tanya perempuan itu
lagi.
Kepanikan melandanya lagi. "Duh Gusti... bagaimana ini? Tolonglah ya
Allah, jangan jadikan tempe ya?" ucapnya berkali-kali. Dan dengan
gemetar, dia buka pelan-pelan daun pembungkus tempe itu. Dan apa yang
dia lihat, pembaca?? Di balik daun yang hangat itu, dia lihat tempe yang
masih sama. Belum jadi! "Alhamdulillah! " pekiknya, tanpa sadar. Segera
dia angsurkan tempe itu kepada si pembeli.
Sembari membungkus, dia pun bertanya kepada si ibu cantik itu. "Kok Ibu
aneh ya, mencari tempe kok yang belum jadi?"
"Oohh, bukan begitu, Bu. Anak saya, si Sulhanuddin, yang kuliah S2 di
Australia ingin sekali makan tempe , asli buatan sini. Nah, agar bisa
sampai sana belum busuk, saya pun mencari tempe yang belum jadi. Jadi,
saat saya bawa besok, sampai sana masih layak dimakan. Ohh ya, jadi
semuanya berapa, Bu?"
Sooo, ini kisah yang biasa bukan? Dalam kehidupan sehari-hari, kita acap
berdoa, dan "memaksakan" Allah memberikan apa yang menurut kita paling
cocok untuk kita. Dan jika doa kita tidak dikabulkan, kita merasa
diabaikan, merasa kecewa. padahal, Allah paling tahu apa yang paling
cocok untuk kita. Bahwa semua rencanaNYA adalah sempurna. --------
Makanan Sebagai Obat
Tahukah anda bahwa makanan anda bisa berperan sebagai obat bila mengkonsumsinya secara tepat :
• Mengurangi Peradangan dan Rasa Nyeri – konsumsi segera Jahe.
• Menderita Sakit Kepala? makanlah Ikan. Memakan sejumlah ikan, terutama minyak ikan mampu mencegah sakit kepala.
• Mencegah Stroke – minumlah Teh!. Teh mampu mencegah pembentukan timbunan lemak pada dinding jaringan arteri melalui konsumsi sejumlah dosis teh yang berkala (Sesungguhnya, teh menekan nafsu makan dan menjaga bertambahnya berat badan. Teh hijau bahkan amat baik bagi sistem kekebalan tubuh!.
• Mengalami Insomnia (Tidak Bisa Tidur?) – Madu obatnya. Gunakan selalu madu yang berfungsi sebagai obat penenang.
• Demam? minumlah Yogurt. Mengkonsumsi sejumlah yogurt sebelum musim panas atau kering. Juga selalu meminum madu lokal setiap hari.
• Menderita Asma? makanlah Bawang Merah. Memakan bawang merah menolong melegakan saluran pembuluh udara bronchial (ketika saya masih muda, ibu saya membuat kantung bawah merah yang diletakkan diatas bahu saya, menolong masalah pernafasan ini dan pada kenyataannya membuat kita bernafas lebih baik lagi.)
• Perut Mual? Pisang dan Jahe. Pisang akan menentramkan perut kembung anda. Sedangkan jahe dapat menyembuhkan morning sickness dan rasa mual.
• Menderita Arthritis? makanlah Ikan. Ikan salmon, tuna, mackerel, sarden pada dasarnya mencegah arthritis. (Ikan memiliki minyak omega, baik untuk system kekebalan tubuh).
• Masalah Tulang? makanlah Apel. Tulang retak dan osteoporosis dapat dicegah oleh bahan mangan yang terdapat dalam Apel.
• Infeksi Bandung Kemih? minum jus strawberry atau kalo ada jus cranberry. Asam tinggi pada jus ini mengendalikan bakteri perusak pada tubuh.
Sindrom Datang Bulan? makanlah Cornflake. Wanita dapat menghindari dampak datang bulan dengan cornflake, yang bisa mengurangi depresi, kegelisahan dan rasa kaku.
• Masalah Dalam Mengingat? makanlah Tiram atau Kerang!. Kerang menolong meningkatkan fungsi mental dengan mensuplai zinc (seng) yang diperlukan tubuh.
• Flu? makanlah Bawang Putih. Ingatlah tugas bawang putih adalah menurunkan kolesterol.
• Menderita Batuk? Konsumsi Cabai Merah. Bahan-bahan serupa yang ditemukan pada obat batuk ternyata ditemukan juga pada cabai merah. Gunakan cabai merah (cayenne) dengan hati-hati – karena cabai dapat mengiritasi perut anda.
• Kanker Payudara? makanlah Gandum, Dedak dan Kol. Semua ini menolong kita mempertahankan estrogen pada level yang menyehatkan.
• Kanker Paru-paru? konsumsi Sayuran berwarna hijau tua dan oranye!. Obat penawar terbaik adalah beta carotene, satu bentuk dari vitamin A yang ditemukan pada sayuran berwarna hijau gelap dan oranye.
• Mengalami Diare? makanlah Apel. Parutlah apel dengan kulitnya, biarkan menjadi coklat dan makanlah untuk obat kondisi diare ini. (Pisang juga bagus untuk penyakit perut ini).
• Kena Bisul? Makan Kubis. Kubis serta Kol mengandung bahan kimia yang menolong menyehatkan baik untuk lambung perut dan juga bisul pada usus.
• Pembuluh Arteri Tersumbat? makanlah Alpukat. Lemak tidak jenuh tunggal yang terdapat pada alpukat mampu menurunkan kolesterol.
• Tekanan Darah Tinggi? makanlah Seledri dan Minyak Zaitun. Minyak zaitun telah menunjukkan diri mampu menurunkan tekanan darah. Sedang Seledri mengandung bahan kimia yang mampu menurunkan tekanan darah juga.
• Ketidakseimbangan Gula Darah? makanlah Brokoli dan Kacang. Bahan Chromium dalam brokoli dan kacang menolong mengatur insulin dan gula darah.
Buah-buah Perkasa
• Kiwi : kecil namun ajaib. Buah ini merupakan sumber potassium, magnesium, vitmin E dan serat. Kandungan vitamin C du kali lebih banyak daripada jeruk.
• Apel : sebuah apel sehari membuat kita jauh dari dokter. Meskipun sebuah apel mengandung vitamin C yang rendah, namun apel adalah antioksidan flavonoid (pigmen tanaman) yang mempertinggi aktivitas vitamin C, dengan demikian menolong merendahkan resiko terkena kanker usus, serangan jantung dan stroke.
• Strawberry : merupakan buah pelindung. Strawberry memiliki total antioksidan tertinggi diantara banyak jenis buah dan melindungi tubuh dari penyebab kanker, membebaskan radikal yang bekerja dalam penyumbatan pembuluh darah. (Pada kenyataannya buah strawberru baik adalah baik bagi anda. Ada antioksidan tinggi dan buh ini membuat kita awet muda. Buah berry biru (blueberry) adalah buah terbaik dan amat punya kemampuan tinggi dalam dunia kesehatan. Buah ini mengenyahkan radikal bebas yang menginvasi tubuh kita.)
• Jeruk : obat paling manis. Ambil 2-4 jeruk seharinya, ini dapat menjauhkan dari flu, menurunkan kolesterol, mencegah dan melarutkan batu ginjal seperti halnya mengurangi resiko kanker usus.
• Melon : pelega haus paling dingin. Mengandung 92% air, juga dikemas bersama dosis besar dari glutathione yang mendorong system kekebalan tubuh. Melon juga sumber kunci dari lycopene – antioksidan yang memerangi sel kanker. Nutrisi lainnya yang ditemukan dalam melon adalah vitamin C dan potassium. (Melon juga mengandung bahan alami SPF yang menjaga kesehatan kulit kita, melindungi kulit kita hantaman radiasi sinar matahari).
• Jambu Merah dan Pepaya : Penghargaan tertinggi didapat buah ini untuk vitamin C yang dikandungnya. Mereka nyata-nyata pemenang untuk kandungan vitamin C-nya. Jambu Merah juga kaya dengan serat yang menolong mencegah sembelit.
• Pepaya adalah kaya dengan karoten, dan baik untuk mata. (juga baik bagi pencernaan dan buang air)
• Tomat amat baik sebagai tindakan pencegahan bagi pria, menjaga masalah prostate mereka agar tidak mengganggu kesehatan tubuh.
Rencana Perubahan Status KTP Indonesia
Status Perkawinan dalam KTP tengah digodok di DPR.
Pengisian kolom status perkawinan dalam KTP masih terus dipertanyakan. Pada pelaksanaannya saat ini digunakan istilah "KAWIN" bagi yan g telah menikah dan "TIDAK KAWIN" bagi yang belum. Tentu saja "TIDAK KAWIN" berkonotasi orang tersebut tidak akan kawin atau tidak ada keinginan untuk melaksanakan kegiatan tersebut.
Penggunaan istilah inilah yang terus menjadi masalah dan diperdebatkan mulai dari Bidang Kajian dan Pembinaan Bahasa Indonesia di Departemen Pengajaran Nasional hingga tingkat DPR Pusat. Banyak yan g berpendapat bahwa penggunaan kata Tidak Kawin atau Kawin tidak tepat lagi.
Kajian yan g telah dilakukan membawa pada kesimpulan bahwa istilah tersebut akan lebih tepat menggunakan frase lain sesuai dengan tingkat usia penduduk.Kajian yan g melibatkan Pusat Kajian dan Pembinaan Bahasa serta Fakultas Sastra Indonesia dari beberapa Universitas terkemuka telah merumuskan frase-frase tersebut sesuai dengan tingkat usia.
Adapun rencananya, rumusan ini akan segera diajukan ke DPR untuk digodok kembali sehingga dapat menjadi peraturan resmi atau bahkan Undang-undang yan g berlaku untuk seluruh wilayah Indonesia.
Berikut ini adalah draft tabel rancangannya :
USIA STATUS SINGLE STATUS MENIKAH
17-20 Belum kawin Keburu Kawin
21-25 Kepingin Kawin Terlanjur Kawin
26-30 Kapan Kawin Kenapa Kawin
31-35 Nggak Sanggup Kawin Telat Kawin
36-40 Nggak Laku Kawin Menyesal Kawin
41-45 Nggak Kawin-Kawin Bbrpa Kali Kawin
46-50 Nggak Kepingin Kawin Lupa Sdh Kawin
51-60 Mungkin Nggak Kawin Apanya yg Kawin
60 ke atas Tidak Bakal Kawin Boro-boro Kawin
Hehehe....., serius amat mbacanya.... !
Senin, 06 Juli 2009
Hidup Lajang dan Hidup Menikah
Label: Tips dan Lain-lain
Banyak orang yang masih single berpikir bahwa alangkah menyenangkannya hidup pernikahan itu. Ada seseorang untuk berbagi, dalam suka dan duka, dalam untung dan malang, dalam keadaan sehat dan sakit, sebagaimana yang dinyatakan dalam janji pernikahan.
Itu benar adanya, saya tidak pernah memungkiri betapa benarnya kenyataan itu! Namun di lain pihak, terdapat harapan dan impian Hollywood, sebagaimana film-film dramanya memberikan gambaran, betapa kehidupan yang diarungi berdua itu indah-indah saja dan pasti endingnya sebagian besar adalah “Happy End”.
Saya tidak mengatakan bahwa kehidupan perkawinan tidak ada unsur yang menyenangkan. Sama sekali tidak! Namun sejak saya pribadi menjalani kehidupan perkawinan yang masih seumur jagung ini, saya pun mulai menyadari bahwa untuk benar-benar bertahan dalam kehidupan perkawinan, mimpi romantisme saja tidaklah cukup.
Kehidupan sebagai seorang lajang, tidak lepas dari begitu banyak kebebasan. Kalaupun ada yang mengikat tentunya hanya sang pacar dan keluarga kita.
Namun ketika kita memutuskan untuk menikah, keterikatan itu tidak lagi sebatas apel di malam minggu, nonton atawa makan bersama yang mungkin cuma makan waktu sekitar 2-3 jam seminggu 2-3 kali misalnya.
Keterikatan itu menyangkut penyesuaian diri dengan seseorang yang bisa-bisa selama 24 jam bersama-sama dengan kamu dan itu bukan main-main, untuk seumur hidupmu!
Dua pribadi yang dipersatukan, tentunya memiliki banyak perbedaan. Mungkin ketika berpacaran, kamu dengan gampang menemukan begitu banyak persamaan antara kamu dengan pasangan. Dan ketika kamu memasuki mahligai perkawinan, kemudian kamu menjadi bingung, mengapa kamu semakin melihat begitu banyak perbedaan?
Untuk itu penyesuaian dan pengertian yang terus menerus amat dibutuhkan oleh kedua belah pihak dalam rumah tangga.
Dan bukan itu saja, keterikatan itu termasuk perkawinan plus plus di Indonesia. Kenapa saya katakan perkawinan ++ (baca: perkawinan plus plus)? Karena keterikatan dalam suatu perkawinan juga termasuk dengan keluarga suami/istri dan seluruh kerabatnya. Keluarga besar, begitu istilahnya.
Dan tiba-tiba saja, saudara kita bertambah amat banyak, dikarenakan tali pernikahan yang kita jalani.
Mungkin kamu pernah dengar pernyataan begini, “ Itu lho… Pak Ade, adik dari ipar saya…” Atau mungkin, “ Itu keponakan dari mertua saya…”
Belum lagi terkadang istilah-istilah yang begitu kompleksnya, yang pasti ujung-ujungnya ada hubungan saudara dikarenakan perkawinan …
Berhadapan dengan semakin banyak orang, tentunya berhadapan pula dengan semakin banyak karakter. Dan disadari atau tidak, tentunya banyak kepala semakin banyak permasalahan yang dihadapi. Untuk banyak pasangan, pertengkaran tidaklah terjadi antarmereka, namun banyak kali dikarenakan campur tangan dari pihak ketiga, keempat, bahkan kelima yang semakin memperkeruh suasana.
Jadi, pasangan yang menikah dengan kekerabatan plus plus hendaknya pandai-pandai memilah situasi, sehingga mereka tidak gampang terhasut oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, walaupun itu adalah dari pihak keluarga sendiri.
Perkawinan mengajarkan saya untuk hidup lebih realistis. Tidak selamanya pasangan kita berada pada ‘top performance’ sebagaimana yang ditunjukkan selama masa berpacaran atau masa ketika sang wanita tengah ‘dikejar’ oleh sang pria atau sebaliknya sang pria yang ‘dikejar’ wanita.
Perkawinan membawa seseorang ke tahap di mana harus menerima kalau pasangannya tengah kelelahan selepas kerja dan mendengar celotehan yang penuh amarah adalah hal terakhir yang diinginkan pada saat itu karena tubuhnya penat amat membutuhkan istirahat.
Menikah, apabila mendapatkan seseorang yang cocok, memang memberikan satu ketenangan batin dan ketentraman. Yang paling penting adalah azas yang diterapkan, tetap bersama dalam keadaan apa pun, tetap dijalankan.
Jujur saja, kehidupan lajang yang belum memiliki pacar alias jomblo atau sedang ‘kosong’ sebetulnya juga sangat menyenangkan. Kamu bisa lakukan apa saja yang kamu mau, mau pergi karaoke keluarga bersama teman-temanmu, mau nonton, mau jalan-jalan ke luar negeri, mau pelayanan sana-sini, mungkin tidak jadi masalah. Itu bakal jadi sesuatu yang berbeda ketika ada seorang pacar dan kemudian menjadi pasangan, suami atau istri kita, harus dilakukan penyesuaian di sana-sini dan tentunya saling toleransi antara satu dengan yang lain.
Namun, yang namanya manusia, sering kali tidak pernah puas, dan tidak jarang ada perasaan bosan menghinggapi hati kita apabila rutinitas itu-itu saja yang kita alami. Yang single berkeinginan segera mengakhiri kehidupan melajangnya dan melabuhkan hatinya kepada seseorang yang cocok. Sementara tidak jarang yang sudah menikah dan punya anak merindukan saat-saat lajang, di mana kebebasan menjadi begitu berarti di mata mereka.
Rumput tetangga sepertinya kelihatan selalu lebih hijau…
Bagaimana mencari penyelesaian agar kita bisa mensyukuri kehidupan yang kita jalani pada saat ini, sebetulnya merupakan kunci permasalahan.
Pada akhirnya, saya menilai bahwa kehidupan perkawinan akan jadi sangat menyenangkan bila:
Menikah dengan seorang yang cocok, dari segi intelektual, kepercayaan/ agama, strata sosial, dan pemikiran akan masa depan berkeluarga yang bakal diarungi bersama.
Menjalani cinta romantisme- denyut jantung yang berdetak semakin cepat saat bertemu dengan si Dia, muka yang memerah (blushing)- dengan penuh rasa syukur namun tidak terbius olehnya. Sehingga tidak kecanduan akan cinta romantis ini dan bisa menerima keadaan ketika cinta romantis menjadi cinta realistis.
Berusaha mengerti kondisi pasangan, terutama pada saat-saat pasangan tengah menghadapi hal yang kurang menyenangkan ataupun menghadapi masalah besar. Pengertian adalah dasar yang utama yaitu dengan berusaha menempatkan diri pada posisi pasangan.
Tanggung jawab yang tinggi akan keputusan untuk menikah dan menjalani kehidupan bersama. Dalam kondisi apa pun!
Tetap setia dan menyertakan Tuhan dalam relasi ini. Adalah sangat beruntung apabila kedua orang yang terikat dalam satu mahligai rumah tangga adalah orang yang sama-sama memiliki hubungan pribadi yang indah dengan sang Pencipta. Karena banyak kali dalam kehidupan ini, kita mengalami kekecewaan dengan pasangan kita. Mungkin yang paling sering mengecewakan kita adalah pasangan kita, namun apabila kita punya relasi yang baik dengan Tuhan, yakinlah bahwa kita akan dimampukan memaafkan dan mengasihi pasangan kita. Namun, bila hanya salah satu pihak yang lebih dekat relasinya dengan Tuhan, sebaiknya mendoakan pasangannya agar bisa merasakan cinta Tuhan secara pribadi dan setia menunggu saatnya Tuhan tiba bagi pasangannya untuk merasakan hal itu.
Jika belum menemukan yang cocok, apa yang harus dilakukan?
Tetaplah mengasihi Tuhan secara sempurna, jangan marah-marah atau ‘complain’. Kalaupun ada ‘complain’ nyatakan kerinduan dan kegelisahan hatimu kepada Tuhan.
Nikmati ke-single-an itu sebagai berkat Tuhan juga, karena kamu tidak pernah tahu apa yang harus kamu hadapi ketika kamu menikah. Tanggung jawab yang lebih berat, juga masalah yang lebih besar. Ketika kamu menghadapi itu semua, mungkin kamu tidak kuat, makanya Tuhan menunggu waktu yang tepat untuk memberikan seseorang yang tepat pula untuk kamu.
Dan yakinlah, apabila Tuhan sudah bertindak, dan memberikan yang terbaik untukmu, Dia tidak pernah lepas tangan! Dia dengan setia terus membimbing agar kita siap mengalami semua perubahan yang terjadi. Dengan demikian, sebagai seorang single, kita hidup dalam kepenuhan, dan kita mampu mengucap syukur dengan kehidupan melajang itu. Dan ketika saatnya kamu harus menikah, kamu pun memiliki rasa syukur yang tinggi atas kehidupan single yang sudah kamu jalani selama ini, dan mampu mengambil tanggung jawab akan kehidupan berumah tangga yang Tuhan percayakan kepada kamu.
Jadi, lajang atau menikah, tidaklah jadi masalah asal kita menjalani kehidupan ini dengan realistis, sekaligus penuh pengharapan di dalam iman kita kepada Tuhan.
Tuhan tahu yang terbaik untuk setiap kita, jangan pernah ragukan itu! Bersyukur atas apa yang Dia beri, itu adalah yang terbaik yang bisa kita lakukan pada saat ini…
Sabtu, 04 Juli 2009
Bisnis Online PTC... Bisnis Online Macam apa itu?
Label: Bisnis OnlinePTC (PAID TO CLICK), PTC sebenarnya adalah salah satu bisnis online yang sangat menjanjikan dan sangat mudah.tinggal nge"klik iklan" yang disediakan setiap harinya, maka Anda akan mendapatkan dollar (untuk PTC luar negeri) dan rupiah (untuk PTC Indonesia).Oya web PTC indonesia sekarang sudah banyak lhoo...
Lantas bagai mana system kerja PTC ?
System kerja PTC
Seperti yang disebutkan di atas. anda akan mendapatkan uang setiap klik iklan. Prosesnya cukup mudah, anda cuma nge-klik iklan yang disediakan oleh Web PTC tersebut setiap harinya, dan biarkan web tersebut menghitung mundur (sekitar 15-30 detik) kemudian uang masuk kesaldo rek.bank anda, bila telah mencapai minimum cash out rata-rata 50rb untuk PTC lokal dan 30 USD untuk PTC luar atau tergantung dari web PTC itu sendiri, beda-beda soalnya. Sistem transfer melalui rekening bank anda khusus untuk PTC dalam negeri. sedangkan Untuk PTC luar negeri jika telah mencapai minimum cash out, akan di konfirmasi melalui email anda yang dijadikan alert pay atau paypal, untuk itu anda wajib daftar atau membuat rekening virtual melalui alertpay atau paypal.
Untuk mendaftar paypal silahkan klik disini
Untuk mendaftar alertpay silahkan klik disini
lalu..darimana web PTC tersebut mendapatkan penghasilan?
Mudah saja, Web PTC tersebut akan dibayar oleh para "pemasang iklan" sebagai jasa karena memasangkan iklan mereka di Web PTC tersebut. Mereka membayar iklan berdasarkan banyaknya klik dalam waktu tertentu kepada web PTC tersebut. Kemudian web PTC tersebut mencari klikers Iklan, Iklan-iklan itulah yang akan diklik oleh Anda sebagai member PTC tersebut. Sebagai imbalannya, maka anda sebagai member akan diberikan imbalan/upah oleh web PTC tersebut karena sudah meng-klik iklan customer mereka. Imbalannya relatif, sesuai kebijakan Web PTC tersebut.
Siapa saja yang Bisa Menjalankan Bisnis PTC ini?
Inilah salah satu kelebihan Bisnis PTC. Mengingat semakin banyaknya para pengguna internet di Indonesia ini yang mencakup segala lapisan usia, status, pekerjaan dan lainnya. Selain itu, internet saat ini juga sudah sangat mudah & murah untuk didapatkan, bisa di rumah, dikantor, di mall-mall juga di warnet-warnet yang kian menjamur. Jadi, selagi anda browsing, chatting di warnet, atau disela-sela anda kerja dikantor selama ada koneksi internet, anda bisa mengerjakan bisnis ini. Bisnis online ini cocok untuk pelajar, mahasiswa maupun karyawan. Hanya luangkan waktu 5 menit saja untuk mengunjungi web PTC tersebut. Tidak repot bukan?
. Inilah kehebatan dari Bisnis PTC. Bisnis PTC memberikan Downline System kedalamnya. Dengan syarat anda meng-upgrade keanggotaan/membeli referal yang disediakan di masing2 situs PTC tersebut. Atau Anda bisa mencari refferral (downline) dengan cara mengajak langsung kepada teman anda, saudara anda, kolega anda untuk ikut mendaftar di web PTC tersebut dengan menyertakan kode referral anda. Atau menawarkan pengunjung website anda, jika anda mempunyai website untuk mendaftar dengan kode referal Anda. Asumsinya, jika Anda sudah memiliki 50 referal yang masing-masing referral anda mengklik 100 iklan per hari = $1.00 x 50 = $50.00 ditambah anda mengklik 100 iklan perhari = $1.00 Maka penghasilan anda perhari menjadi = $51.00 Penghasilan anda seminggu = $51.00 X 7 = $357.00 Penghasilan anda sebulan = $51.00 x 30 = $1,530.00. Bagaimana? Sangat menjanjikan bukan? Optimalkan waktu anda untuk mencari penghasilan!
Cara Mendaftar (Menjadi Member PTC)
GRATIS, Anda tidak perlu menyetor uang ketika registrasi menjadi member. Hampir seluruh bisnis PTC Indonesia dan PTC Luar Negeri memberi GRATIS registrasi kepada Membernya. Bahkan anda akan mendapatkan bonus registrasi/sign up sekitar $0.05 tergantung kesediaan web PTC tersebut. Kesimpulannya Pendapatan Besar, Resiko Tidak Ada.
Anda tertarik bergabung?
1.) Langkah-langkah mendaftar :
1.. Register : pilih Menu Register ataupun Sign Up (GRATIS) contoh Web PTC , dan Isi Data lengkap di Form pendaftaran
2. View Ads/Surf Ads : Klik iklan yang disediakan setiap harinya
3. My Stats/My Account : Cek statistic anda dan pendapatan anda
4. Get Payment/Cash Out : Terima transfer pembayaran ke Rek. Bank Anda, apabila minimum Saldo Anda dari hasil klik sudah mencapai Rp.50.000 atau $10.00 tergantung kebijakan Web PTC tersebut.
2.) Atas informasi yang telah saya berikan, sebagai ucapan terimakasih, silahkan anda mendaftar di situs PTC berikut melalui kode referral saya, Berikut adalah beberapa website PTC Indonesia maupun PTC Luar Negeri. Segera bergabung di beberapa Web PTC Berikut (pastikan menyertakan kode referral saya..zone06) :
terima kasih.
